Postingan

Menampilkan postingan dengan label mental health

Berhenti Mengatakan Hal ini pada Pengidap Penyakit Mental

Gambar
Stigma terhadap pengidap penyakit mental masih terjadi sampai saat ini, salah satunya di Indonesia di mana kebanyakan masyarakat masih buta mengenai penyakit mental itu sendiri. Alhasil, para pengidap penyakit mental malah dijauhi sehingga mereka terlambat mendapatkan pertolongan. Meski begitu, kita bisa meringankan beban mereka dengan bersikap baik, salah satunya dengan menjaga perkataan. Yuk, berhenti mengatakan hal-hal ini pada mereka! 1. "Kamu cari perhatian, ya?"     Para pengidap penyakit mental tidak mencari perhatian, ya! Ketika seorang teman menceritakan mengenai penyakit mentalnya kepada Anda, artinya Anda menjadi orang yang paling dipercayanya. Kedua, ia berusaha mendapatkan pertolongan dari orang terdekat. Jangan sampai kepercayaannya pada Anda disia-siakan sehingga pada akhirnya ia enggan mencari bantuan. 2. "Sepertinya itu terjadi karena kamu jauh dari Tuhan." Banyak orang mendapatkan stigma ini. Malah, di antara mereka juga sering ...

Hentikan: Self-Harm Berujung Self-Reward!

Gambar
Pernahkah Anda menyakiti diri sendiri? Atau pernahkah Anda mendengar teman Anda melakukan hal itu? Tindakan yang disengaja untuk menyakiti diri sendiri tanpa bermaksud untuk melakukan bunuh diri disebut self-harm .  Jika selama ini Anda melakukan self harm, sudah saatnya Anda berhenti sekarang juga. Kenapa? Karena self harm selain merusak diri secara fisik, juga "menipu" cara berpikir Anda secara otomatis. Katakanlah, pria di atas disebut Mr.X. Hari ini untuk pertama kalinya Mr.X melakukan self-harm, kemudian ia berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Beberapa hari kemudian, Mr.X mengalami stres berat karena ia baru saja dipecat dari tempatnya bekerja. Kali ini ia melakukan self-harm lagi. Sebulan kemudian, Mr.X sudah mendapat pekerjaan baru namun entah bagaimana pada hari itu ia merasa sangat kesal karena perlakuan bosnya yang terkesan "pilih-pilih" dan terkesan tidak pernah menganggapnya.  Sampai di rumah, Mr.X ingin sekali meluapkan emosinya. Ia ...

Tiada Kesehatan Tanpa Kesehatan Mental

Gambar
Sebelum membahas mengapa kesehatan mental itu penting, saya ingin bertanya mengenai suatu hal: "Kalau Anda demam tinggi dan tak kunjung sembuh, ke mana Anda pergi?" Ke dokter? Bagaimana dengan perasaan Anda ketika yang mengalaminya adalah anak Anda sendiri? Mungkin jawaban kebanyakan orang adalah, "Ya panik, lah! Bawa ke dokter." Sekarang, ke mana Anda pergi ketika Anda merasa stres? Apakah dibiarkan berlalu atau malah dibiarkan berlarut-larut? Nah, itu dia, Kesehatan mental selalu luput dari perhatian. Ternyata, beban pikiran yang terus menerus ditumpuk itu gak baik, lho! Kenapa kesehatan mental begitu penting?  Karena kesehatan mental mempengaruhi kesehatan fisik. Tarohlah ketika Anda merasa sangat stres, Anda menjadi rentan mengalami maag dan diare. Ketika kesehatan mental Anda terganggu, Anda juga rentan mengalami penyakit lainnya seperti tekanan darah tinggi atau reaksi fisik lainnya seperti tremor, eksim, dan sakit dada. Hal ini terjadi k...